Pages

Saturday, March 24, 2012

Happy Silent Day !

aa akhirnya bisa nge-post lagi, setelah lama gak nge-post . hehe :)
maaf telat ni , tapi aku mau ngucapin Selamat Hari Raya Nyepi tahun baru Caka 1934 bagi seluruh umat Hindu di seluruh dunia.
Berhubung judulnya Happy Silent Day dan aku juga merayakan Hari Raya ini, jadi aku akan menjelaskan tentang Nyepi, yang aku copast dari Wikipedia *ups ya walaupun aku tau , hukum copast itu DI HARAMKAN *jangan baca bagian ini* , hahahaha . yeah , lets we see !


Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan / kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktifitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia / microcosmos) dan Bhuana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali.

Rangkaian-rangkaian nya :

Melasti, Tawur (Pecaruan), dan Pengrupukan

Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan Penyucian dengan melakukan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis. Pada hari tersebut, segala sarana persembahyangan yang ada di Pura (tempat suci) di arak ke pantai atau danau, karena laut atau danau adalah sumber air suci (tirta amerta) dan bisa menyucikan segala leteh (kotor) di dalam diri manusia dan alam.
Sehari sebelum Nyepi, yaitu pada "tilem sasih kesanga" (bulan mati yang ke-9), umat Hindu melaksanakan upacara Buta Yadnya di segala tingkatan masyarakat,mulai dari masing-masing keluarga,banjar,desa,kecamatan dan seterusnya, dengan mengambil salah satu dari jenis-jenis caru (semacam sesajian) menurut kemampuannya. Buta Yadnya itu masing-masing bernama Pañca Sata (kecil), Pañca Sanak(sedang), dan Tawur Agung (besar). Tawur atau pecaruan sendiri merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala, dan segala leteh (kekotoran) diharapkan sirna semuanya. Caru yang dilaksanakan di rumah masing-masing terdiri dari nasi manca (lima) warna berjumlah 9 tanding/paket beserta lauk pauknya, seperti ayam brumbun (berwarna-warni) disertai tetabuhan arak/tuak. Buta Yadnya ini ditujukan kepada Sang Buta Raja, Buta Kala dan Batara Kala, dengan memohon supaya mereka tidak mengganggu umat.
Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar-nyebar nasi tawur, mengobori-obori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja (biasanya kentongan) hingga bersuara ramai/gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Balipengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar. Tujuannya sama yaitu mengusir Buta Kala dari lingkungan sekitar.

Puncak Perayaan , Nyepi

Keesokan harinya, yaitu pada 'pinanggal pisan,sasih Kedasa (tanggal 1,bulan ke-10), tibalah Hari Raya Nyepi sesungguhnya. Pada hari ini suasana seperti mati. Tidak ada kesibukan aktifitas seperti biasa. Pada hari ini umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa,brata,yoga dan semadhi.
Demikianlah untuk masa baru, benar-benar dimulai dengan suatu halaman baru yang putih bersih. Untuk memulai hidup dalam tahun baru Caka pun, dasar ini dipergunakan, sehingga semua yang kita lakukan berawal dari tidak ada,suci dan bersih. Tiap orang berilmu (sang wruhing tattwa jñana) melaksanakan brata (pengekangan hawa nafsu), yoga ( menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan), tapa (latihan ketahanan menderita), dan samadi (manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin).
Semua itu menjadi keharusan bagi umat Hindu agar memiliki kesiapan batin untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan di tahun yang baru.

Ngembak Geni (Ngembak Api)

Rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka adalah hari Ngembak Geni yang jatuh pada "pinanggal ping kalih" (tanggal 2) sasih kedasa (bulan X). Pada hari ini Tahun Baru Saka tersebut memasuki hari kedua. Umat Hindu melakukan Dharma Shanti dengan keluarga besar dan tetangga, mengucap syukur dan saling maaf memaafkan (ksama) satu sama lain, untuk memulai lembaran tahun baru yang bersih. Inti Dharma Santi adalah filsafat Tattwamasi yang memandang bahwa semua manusia diseluruh penjuru bumi sebagai ciptaan Ida Sanghyang Widhi Wasa hendaknya saling menyayangi satu dengan yang lain, memaafkan segala kesalahan dan kekeliruan. Hidup di dalam kerukunan dan damai.

oke , kalian sudah tau kan , apa itu Nyepi ? nah sekarang aku akan menceritakan pengalamanku selama nyepi.
Pada Pengerupukan , aku gak bisa liat ogoh-ogoh . kenapa ? karena semua jalan di perumahanku di tutup , soalnya ada perbaikan jalan . WOW , gak asik banget gak bisa liat ogoh-ogoh sebelum nyepi -__ gapapa deh , pasrah aja.
Dan tibalah saatnya Nyepi. pada pagi hari dan siang hari di hari nyepi , keadaan terasa seperti hari-hari biasa, setelah tiba SORE dan MALAM hari yaitu disaat hari mulai gelap , aku bingung ingin melakukan apa . akhirnya aku diam duduk sendiri di kamar tamu , terkadang di teras , juga di kamar ku. karena tidak terbiasa dengan gelap, aku sedikit merasa pusing, dan tidak bisa tidur.
Akhirnya aku memutuskan untuk diam di depan laptop. dan akhirnya aku merasa ngantuk, dan memutuskan untuk tidur.

oke , sampai disini dulu saya nulisnya . jujur, aku orang nya cepet banget bosen kalau nulis panjang2
ohya , aku saranin , sebaiknya orang-orang di seluruh dunia nglaksanain Nyepi. kenapa? coba deh pikir, dalam sehari kita gak nglakuin aktifitas apa-apa, gak naik mobil atau motor, gak nyumbangin polusi ke alam, gmn tuh segernya udara ? WOW ini bisa menjadi salah satu gerakan Go Green untuk mencegah Global Warming ! cuman sehari aja , tapi bermanfaat banget buat bumi kita !
siip , thanks semuanya udah mau baca post saya ini. sekali lagi saya ucapkan "Selamat Hari Raya Nyepi tahun baru Caka 1934" bagi seluruh Umat Hindu. Semoga di tahun yang baru ini, kita bisa lebih baik lagi dari sebelumnya , dan semua hal yang baik datang kepada kita.

No comments:

Post a Comment