Pages

Wednesday, February 29, 2012

Finally

yes finally, it's done ! :D

akhirnya, ulangan tengah semester 2 (uts) berakhir di hari ini, di hari dimana aku nulis post ini, 29 Februari 2012, tepatnya di hari yang hanya muncul 4 tahun sekali !
rasanya seneng banget, ketika lepas dari kesusahan selama 5 hari ini . kebingungan selama 5 hari . dan kesibukan selama 5 hari.
jujur, selama semester 2 ini aku sedikit susah ngapalin pelajaran, gatau kenapa, aku jadi males.
aku tahu, mungkin cara belajarku selama ini salah, padahal dari pertama sekolah, dari pertama masuk di kelas 7A, aku udah bertekad, "met met, belajar yang bener, belajar ! semangat ! masuk kelas dengan senang hati dan nikmati !"
tapi, kenapa ya, selalu ada godaan buat males. setiap kali mau belajar, selalu gini "ah nonton dulu" atau "aduh nantian aja" atau hal-hal yang gak penting. tapi, kenapa aku terhasut ? aku juga heran dengan diriku sendiri
hm, mungkin sekarang saatnya aku memulai cara belajar yang baru, ya yang lebih meng-asyik-an lah dari sebelumnya. supaya semester 2 ini nilai-nilaiku bertahan atau naik lah nilainya
buat kalian yang baca ini, kalian menjadi saksinya *emangnya ada kasus apa, kok pake saksi-saksi segala? :p
"kalau mulai sekarang aku akan merubah cara belajarku, belajar lebih giat, selalu berusaha, dan mungkin atau pasti menjadi yang terbaik !"
always positive thinking, do your best and be the best !

Saturday, February 25, 2012

Melepas Stress

wahh, setelah melalui 2 hari yang meng-stress-kan karena UTS #ulangan tengah semester , akhirnya aku bisa meng-istirahat-kan otakku sejenak , fiuuhh.. sekarang aku mau nyritain kejadian-kejadian yang telah kulalui selama UTS ini :p:p

Hari Pertama, 24 Februari 2012
Pelajarannya adalahh , jeng jeng ! huahaha bercanda-bercanda :p
Pelajaran UTS hari pertama adalah IPS, Agama, sama Penjaskes.
waktu pertama kali diumumin jadwal UTS, aku syok ! huaa :O
hari pertama Penjaskes ?!?! what thhee f oh tidak, matilah aku saat itu -_-
lalulalu, waktu pagi harinya, aku ke skolah
trus aku ngomong sama temenku "wah ini lah detik-detik penderitaan kita dimulai --zz"
temenku jawab "iya lo met, huaaa #gawat"
terusterus, bel masuk. plajaran pertama IPS, hm banyak yang aku pelajarin keluar, syukurrr
teett teett , bel istirahat
tettt tettt, bel masuk
pelajaran kedua Agama n pelajaran ketiga *tanpa istirahat adalah PENJASKES
Agama sih baik2 aja, #ada nanya kabar?:p
nah lo, penjass . setelah aku liat soalnya, *degjleb huaaaa?!?! soal apa ini?
aku pun akhirnya menjawab dg smampuku , #pasrahh ._.

Hari Kedua, 25 Februari 2012
Hari kedua pelajarannya adalah Bahasa Indonesia, PKN n bahasa bali
pelajaran pertama , B.indonesia . baik2 aja sih, jawab semampuku #muehehe
tett tett , bel istirahat
toet toet, bel masuk kelas
pelajaran kedua PKN and pelajaran ketiga Bahasa Bali
PKN ?!?! Bahasa Bali ?!?!?!
pertama-tama pkn, pas dibagiin soalnya, sama lah ekspresiku ketika dibagiin soal penjas #degjleb
serasa ingin pulang~
satu demi satu soal pkn ku kerjakan dengan baik, hasilnya? saya paling lama selesai -___-
lalu, aku ngambil soal Bahasa Bali
ekspresiku pun sama ketika melihat soal itu #degjleb
aku mengerjakan dengan baik dan hati-hati. Dan Hasilnya ?!? paling telat pulang -____________-

dan akhirnya aku pulang, lalu nonton n makan, dan akhirnya duduk di depan laptop untuk menuliskan ini, huaaa "relieve.."

Tuesday, February 21, 2012

Negeri Empat Rembulan

Aku suka sekali cerita ini. Cerita ini dikarang oleh Veronica Pujisetiyorini. Ceritanya menarik dan pastinya semua orang suka. Nah , sekarang aku mau menulis cerita ini. Selamat menikmati, bloggers !

Daftar Isi

  • Hutan Pinus Misterius
  • Negeri Empat Rembulan
  • Rahasia Kegelapan
  • Mencari Jalan Keluar
  • Lorong Bawah Tanah
  • Danau Kepulangan

"Empat sahabat. Terjebak di Negeri Empat Rembulan. Negeri yang penuh keanehan. Negeri yang penuh misteri. Negeri yang membuat seorang manusia jadi abadi. Akankah persahabatan mereka kian erat? Atau justru retak? Empat sahabat. Di Negeri Empat Rembulan. Mencari jalan untuk pulang. Bisakah mereka kembali? Atau tersesat selamanya di negeri abadi? Ikuti petualangan mereka dalam cerita ini! Selamat menikmati".


Hutan Pinus Misterius

  Minggu pagi yang cerah di kota hujan...

  Dua anak lelaki bersepeda melalui hamparan kebun teh menuju rumah Lilian. Rumah Lilian memang menyendiri di antara perkebunan teh yang asri.

  "Tumben kamu bisa keluar rumah, Pie?" tanya Pedro sambil menoleh pada Pietra yang bersepeda di sampingnya.

  "Orang tuaku sedang ke luar kota sampai minggu depan," jawab Pietra sambil terus mengayuh di jalan menanjak.

  Dari kejauhan, Lilian bisa melihat kedatangan dua anak lelaki itu. Ia juga sudah menyediakan empat gelas berisi sari jeruk.

  "Lo, kok, empat gelas, Li?" tanya Pedro setiba di beranda rumah Lilian.

  "Krisna sebentar lagi juga datang. Aku mengundangnya untuk ikut bersepeda dengan kita pagi ini."

  "Huh! Krisna lagi! Kamu, kok, enggak bilang, kalau mau ajak Krisna? Kamu, kan, tahu, aku enggak terlalu suka sama dia!" ujar Pedro marah.

  "Iya, anak itu sok dewasa!" tambah Pietra.

  "Tapi Krisna, kan, baik. Apa salahnya kalau dia sok dewasa?" bela Lilian.

  "Soalnya, orang dewasa itu menyebalkan! Kalu dia sok dewasa, dia jadi menyebalkan juga! Aku, sih, enggak mau jadi orang dewasa!" gerutu Pietra lagi, lalu meneguk sari jeruknya.

  "Aku malah sudah enggak sabar ingin jadi orang dewasa. Boleh menyetir sendiri, pergi sendirian, punya bisnis sendiri. Wah, seru, deh!" angan Pedro.

  "Orang dewasa itu sok tahu, egois, suka mengatur, suka marah-marah, suka nyuruh-nyuruh," Pietra mulai berdebat.

  "Eh, sudahlah, itu Krisna sudah datang!" Lilian melerai, sambil menyambut Krisna. Pietra dan Pedro menatapnya dengan pandangan kurang senang.

  Setelah Krisna minum, mereka berangkat dengan bekal seadanya. Lilian tak lupa membawa alat lukisnya. Mereka menyusuri jalanan kecil dan masuk ke halaman bungalow-bungalow keluarga Pietra yang biasa disewakan.

  "Kita ke villa bambu, ya. Bungalow-nya sedang penuh disewa wisatawan," kata Pietra sambil menunjuk ke villa bambu yang berada paling ujung di jalan menanjak. Saat itu, seorang koki keluar dari dapur bungalow.

  "Lo, Pietra, kok, disini? Ada yang bisa saya bantu?" tanya koki itu.

  "Aku mau ke villa bambu. Entar siang kirimi kami makanan, ya!"

  "Apa enggak sebaiknya Pietra dan teman-teman yang turun kemari? Soalnya kami masak untuk 90 orang. Tidak ada pelayan yang sempat mengantar makanan ke atas."

  "Ya sudah, kalau enggak sempat enggak apa-apa. Tapi kami turun sore nanti," balas Pietra ketus. Ia mengambil tas ranselnya. "Yuk, kita naik."

  Koki tadi hanya menggeleng melihat kelakuan tuan-nya. Sejak menjadi juru masak bagi tamu bungalow, ia selalu melihat Pietra setiap minggu datang ke villa pribadi keluarganya itu. Pietra sering datang sendiri dengan wajah muram.

  "Kok, kamu ketus begitu sama orang dewasa, Pi?" tanya Lilian lembut.

  "Kesal. Semua orang dewasa selalu sibuk! Masa naik beberapa meter untuk mengantar makanan empat anak SD saja, enggak sempat!" gerutu Pietra.

  Teman-temannya terdian kaget melihat Pietra yang tiba-tiba marah itu. Mereka meneruskan perjalanan ke villa bambu sambil membisu.

  "Wow! Pemandangannya indah sekali dari rumah ini," Krisna mengagumi pemandangan di sekitarnya.

  "Kasihan, kami sudah lihat puluhan kali, kamu baru sekali. Beruntung sekali Lilian mengajakmu, Kris," ledek Pedro sambil membuka jendela.

  "Ke mana rencana kita pagi ini, Pi?" tanya Lilian sambil duduk di samping Pietra. Pietra diam saja.

  "Kalau kita sudah dewasa nanti, apa kita akan sempat bermain ke sini? Orang dewasa, kan, selalu sibuk," kata Pietra tiba-tiba. Matanya menatap hamparan kebun teh di kejauhan.

  Lilian menoleh dan menatan wajah sendu sahabatnya itu. Lilian tahu, Pietra benci orang dewasa.

  "Tidak semua orang dewasa itu sibuk, Pi. Mama papaku selalu punya waktu untuk bermain denganku."

  "Orang tuaku juga sibuk, tapi aku malah senang. Aku bebas melakukan apapun," ujar Pedro, kemudian memasukkan cokelat terakhir ke mulutnya.

  "Sekarang, yuk, kita naik sepeda menyusuri anak sungai di tengah kebun teh. Ada pemandangan yang indah di ujung jalan," ajak Pietra kemudia. "Anak sungai itu akan membelok ke kanan, dan jalan di sisinya putus sampai situ karena di depannya ada hutan lebat," jelas Pietra.

  "Hutan? Kakekku pernah mengajakku memancing di dekat ujung jalan. Tapi.., tak ada hutan di sana!" ujar Krisna heran.

  "Tahu apa kamu? Aku sering berhenti di ujung jalan dan menatap ke dalam hutan pinus itu," ucap Pietra ketus.

  "Aneh, aku tak pernah melihat ada hutan pinus. Hanya rerumputan tinggi di lahan kosong," sanggah Krisna.

  "Berarti kamu tidak bisa membedakan, antara pohon pinus dan rumput," Pedro tertawa mengejek.

  "Kita buktikan saja," tantang Krisna.

  "Oke, siapa takut!" seru Pedro dan Pietra bersamaan.

  Mereka kemudian naik sepeda, berlomba mencapai ujung jalan. Setibanya disana, Pedro berteriak sambil terengah-engah.

  "Lihat! Hutan pinus!"
  Krisna terpana. Ia yakin tak pernah melihat hutan itu sebelumnya, saat memancing bersama kakeknya.

  "Aneh, aku tak pernah melihat hutan itu. Baru beberapa bulan lalu aku ke tempat ini. Kakek pamit akan mencari ranting untuk membakar ikan," Krisna memandangi tempat ia biasa memancing dengan kakeknya. Ia masih sedih bila teringat kakeknya yang tak pernah kembali lagi, sejak pergi mencari ranting itu.

  "Kakek Krisna hilang di tempat ini," ucap Lilian lirih. Krisna pernah menceritakan hal itu padanya.

  "Hilang?" tanya Pedro dan Pietra bersamaan.

  "Iya, sampai berminggu-minggu semua orang mencarinya, tapi tak pernah ditemukan," jelas Lilian.

  "Ini sangat aneh. Kau lihat, hutan itu seperti... Seperti lukisan.."
  Krisna menatap hutan berkabut di depannya itu.

  "Bagaimana kalau kita mencari kakekmu di hutan itu, Krisna?" ajak Pietra bersungguh-sungguh.

   Krisna menarik nafas dalam-dalam. Ia ragu, karena hutan pinus itu begitu aneh. Tetapi, ia juga ingin menemukan kakek dan anjing kesayangannya, Wawo.

  "Oke, boleh juga!" ucap Krisna sambil mengangguk mantap.

  "Tapi bagaimana kalau kita ikutan hilang?" balas Pedro.

  "Kamu takut, ya, masuk ke hutan pinus itu?" Pietra meledek sahabatnya.

  "Pedro terlihat malu-malu sambil melirik pada Lilian. "Ehm... Enggak! Aku enggak takut. Baik, aku ikut bersama kalian."

  "Lilian?" Pietra menoleh pada Lilian.

  "Bukannya aku takut, Pietra. Tapi... Hutan ini aneh. Lihatlah! Jalanan ini, mengapa putus sampai disini? Mengapa tidak diteruskan di sepanjang sungai di sisi hutan?" ungkap Lilian.

  "Lilian, aku selalu melihat hutan itu. Kamu tidak usah takut. Soal jalan itu, mungkin saja pemerintah kehabisan dana untuk meneruskannya," jawab Pietra.

  Lilian berfikir sejenak, dia akhirnya setuju untuk ikut. Mereka menyembunyikan sepeda di semak-semak. Lilian kemudian mengencerkan cat air merah dalam gelas plastik, lalu menyerahkannya pada Krisna.

  Krisna memberi tanda lingkaran pada pohon-pohon yang mereka lalui. Agar mereka tidak tersesat saat pulang nanti. Setelah berjalan cukup jauh, mereka mendengar gemercik air.

  "Sepertinya ada sungai di sekitar sini," kata Pietra.

  Mereka terus berjalan sampai tidak di tepi sungai. Di sisi kanan sungai itu ada air terjun kecil. Mereka beristirahat di tepi sungai yang di tumbuhi rumput pendek. Hampir tak ada ranting maupun daun kering di atas rerumputan itu.

  Mereka mengeluarkan bekal makan siang, lalu menyantapnya lahap. Lilian mengunyah sambil melihat ke sekeliling,
"Tempat ini aneh ya! Seperti ada yang membersihkannya tiap hari. Tak ada ranting dan daun gugur di tempat kita duduk ini!"

  "Memang aneh! Mengapa tidak ada orang yang tahu, ada tempat seindah ini di tengah hutan pinus ini," gumam Krisna curiga.

  "Mungkin banyak orang yang tahu. Tapi mereka merahasiakannya agar hutan ini tetap sunyi dan asli," bantah Pietra.

  Pedro makan dengan lahap dan tidak memberi komentar. Beberapa butir nasi jatuh di rumput di sekitarnya.

  Usai makan siang, mereka meneruskan perjalanan. Krisna tetap memberi tanda di pohon-pohon. Karena kehabisan warna merah, kini ia menggunakan warna kuning. Setelah satu jam perjalanan, lagi-lagi mereka mendengar gemercik air.

  "Jangan-jangan kita sudah tiba di tepi hutan, di dekat kelokan sungai," duga Lilian.

  Krisna berhenti sejenak, kemudian berlari ke arah kanan dengan cepat. Pietra, Lilian, dan Pedro segera mengikuti Krisna. Mereka terpana menatap air terjun kecil di sisi kanan sungai. Dan semakin terkejut ketika melihat sisa-sisa nasi Pedro di atas rumput pendek.

  "Ini air terjun yang sama," gumam Krisna.

  "Kita hanya berputar," sambung Pietra.

  "Daripada tersesat, kita pulang saja yuk!" pinta Pedro lelah.

  Pietra akhirnya memutuskan untuk pulang, mengikuti tanda yang di tinggalkan Krisna. Namun anehnya, mereka tidak menemukan satu pohon pun yang ada tandanya.

  "Krisna! Kamu pasti lupa memberi tanda!" teriak Pedro marah.

  "Kalau aku lupa, pasti catnya masih utuh, Pedro!" seru Krisna tak terima.

  "Kalau kita tersesat, ini semua salahmu, Krisna," pekik Pedro jengkel.

  "Cukup, Pedro. Aku yang ajak kalian ke sini! Jadi kalau kita tersesat, ini salahku!" lerai Pietra.

  Pedro melempar tas bekalnya, kemudian duduk mengahadap sungai.

  "Aneh! Aku melihat Krisna membuat tanda di setiap lima pohon yang kita lewati. Duh, bagaimana ini?" Mata Lilian berkaca-kaca bingung.

  "Kita tadi berangkat menuju arah terbit matahari, berarti kita pulang mengikuti arah matahari tenggelam!" ujar Krisna yakin, lalu berlari ke sungai.

  "Krisna, mau kemana?" teriak Lilian panik.

  "Aku mau melihat matahari! Aku harus naik ke tempat yang tinggi. Kurasa tebing di atas air terjun itu tempat yang paling tepat," seru Krisna.

  "Bahaya, Kris!" larang Pietra. Namun Krisna sudah melepas sandal dan kaosnya, lalu terjun ke sungai. Dengan lincah Krisna melompat di atas bebatuan, menuju ke air terjun. Ia lalu mendaki tebing dengan sudah payah. Teman-temannya menatap cemas dari seberang sungai.

  "Bagaimana, Kris?" teriak Pietra, setelah melihat Krisna berhasil naik.

  Mulut Krisna tampak menganga. Ia mengadah melihat ke langit dengan pandangan bingung. Krisna lalu menatap teman-teman nya dengan sedih.

  "Kris, jawab dong!" seru Lilian panik.

  Krisna tidak menjawab.
  "Ini tidak mungkin..." desah Krisna putus asa.

sebenarnya aku pingin ngelanjutin nulis ulang cerita ini, tapi yaa karena faktor males, jadi nya gak ngelanjutin lagi deh. nanti kapan2 kalo inget n bukunya gak ilang, pasti aku lanjutin. thankss :)

#15things that's I like

Karena 1 hal , "ISENG" , aku berniat buat bikin hal ini, hahaha . Saya ....
  1. Suka banget sama namanya "Orang Yang Baik" #huahaha semua orang suka kali yang ini :p
  2. Suka banget kalo bersandar di bahu seseorang , apalagi itu orang yang aku suka atau sayang ♥
  3. Suka banget sama namanya "Main Game" , atau "Browsing Internet"
  4. Suka baca dongeng-dongeng yang sedikit menakutkan ataupun yang bikin mendebarkan
  5. Suka banget sama yang namanya "Komik" apalagi komik Doraemon dan Miiko :D
  6. Suka kalo dikasi barang-barang antik maupun cutee (:
  7. Suka sama namanya "Keheningan" atau "Tidak ada keributan"
  8. Suka banget main GITAR !
  9. Suka banget kalo mataku ditatap dalam-dalam , maupun aku menatap dalam-dalam mata orang yang aku suka (:
  10. Suka banget nyari-nyari hal-hal yang baru , maupun menelusuri sejarah-sejarah juga mencari tau tentang Alam :D
  11. Suka banget kalo di kasi Teddy Bear, apalagi yang besarrrrrrrrrr ... :p
  12. Suka ngedengerin lagu-lagu yang lembut
  13. Suka berdiam diri di tempat-tempat yang sejuk, misalnya Kebun yang rindang maupun tempat lain
  14. Suka menghayal yang aneh-aneh. Misalnya menghayal bisa nyiptain Mesin Waktu, maupun barang-barang yang dipunyai oleh Doraemon
  15. Suka hal-hal yang bikin aku senang !
Sebenarnya banyaaaaaaaakkkk banget hal-hal yang aku suka , tapi 15 hal diatas lah yang paling aku suka ! ♥

Wednesday, February 15, 2012

Funny Crazy Jokes

Disaat aku lagi gak ada kerjaan, aku berfikir untuk menulis maupun meng-copy paste lelucon yang engga jelas, wakakak lol. oke, enjoy it, bloggers !

  • Afikaa !! | Iya.. | Ada yang baru nih ! | Apa? | Baygon rasa jeruk, minum sama-sama yuk.. | Ayoo.. | Dikocok, disemprot,  mati dehh | Brrrrrr | #salahiklan #gilak #stress
  • *dikamar si cewe* *malem minggu* co : Sayang.. Matiin lampunya dongg | ce : Aduh, sayang romantis banget sih.. Mau ngapain?? | co : iyaa, matiin dulu yangss | *matiin lampu* ce : udah nie yangs.. mau ngapain sih?? | co : sini liat deh | ce : liat apa... *manja* | co : ini loh , aku baru dibeliin jam yang isi lampu yang bisa kedip-kedip *mencet tombol jam 15ribuan* , bagus kann , tadi baru dibeliin sama mamah aku | --______-- #stress #sarap #aneh
  • *yang pacaran* sayang, kamu mau makan apa? | *LDR* sayang, udah maem belom? | *yang jomblo* pak kasihan pak, saya belom makan, kasihan pak | #deritalo #salahgaul #takserupataksama @wowsalahgaul isi perubahan dikit
  • Kalo cowo ketemu cowo "What's up, Bro !" | Kalo cewe ketemu cewe "What's up, Bra !" | #salahgaul @wowsalahgaul
  • Sob pinjem hape lo dong | buat apa ? | buat nelpon pacar gua | oh ya udah , nih nanti kalo mau telp tinggal pencet redial aja ya | #keduanya saling tabok *marahan* @zonasarap
  • Ma, tadi temen-temen cowo dikelas ku pada ngliatin bawah kolong bangku ku ma | Itu pada ngeliatin celana dalam kamu, nak ! *mamanya emosi* | aduh, untunglah ma, aku tadi ga pakai celana dalam | #tiba2hening .....
  • Anjir ! tadi pas gua makan kepiting, gak sengaja capit kirinya gua makan ! | Loh emg kenapa Jon ? | Kan capit kiri biasanya buat cebokk ! | #stressluJon
  • *di restoran bintang 1* Mbak, dimakanan saya ada rambut nih ! | Ini bukan rambut pak, tapi bulu ketek | Oh ! bilang dong dari tadi *lanjut makan* | #pembeli pelayan sama2 stress
  • Jon ! mulai sekarang kita putus ! | duh yangs, baru aja aku mau beliin kamu BB | eh tadi aku bercanda yangs | iya, aku juga bercanda kok | #hening
  • *orang bengkel* pagi-pagi gini, enaknya minum kopi | iya nih *sruuhpp* hoek ! buset kok kentel banget ni kopi? | gila lo, itu OLI bukan kopi - | #hening
  • *murid baru* Guru : siapa nama kamu ? | murid : kalo siang namaku Iwan, kalo malam namaku Intan *muka sok imut* | "....." #salahgaul
     
  • Afikaaa | iyaaaa | maafin Marwan ya... | "....." #salahiklan #salahgaul
     
  • *upacara* pemimpin: Lapor! upacara hari senin tanggal 20 februari 2012 akan segera dibubarkan | pembina: "jadi kita bubaran? FINE" | -___- @wowsalahgaul
     
  • Eh bintang lo apa? | "virgo. kalo lo?" | bintang kecil dilangit yg biru | "......" #salahgaul
     
  • *upacara* PANCASILA (1) ketuhanan YME (2) kemanusiaan yg adil dan beradab (3) Persatuan Indonesia (4) Sehat (5) Sempurna  #salahgaul
     
  • hey cantik | "hey juga ganteng" | kok lo cantik bgt sih kaya Aura kasih? | "kok lo ganteng bgt sih kaya TEMON?" | -_- #nyesek #salahgaul
     
  • Beib, bapak kamu jualan bunga ya? | iya beib kok tau? | tau dong, bunga yg aku kasih ke kamu kan nyolong tempat bapak mu | -__-   #salahgaul
     
  • Roni bisa main drum, Doni bisa main gitar, kamu bisa main apa Jon? | "aku hanya bisa mempermainkan hati para wanita bu" | -____- #salahgaul
     
  • Aaaaa ganteng bgt temen lo. dia anak band ya? | yo'i | di band pegang apa? | setrum | -___- #salahgaul
     
  • Bapak kamu pasti....... | "kok tau?" | belum woy!!! | oh co cweet | -___- #salahhgaul
     
  • Sarapan pake apa kamu? | "Energen coy! Kalo lo?" | Detergen | "......" #salahgaul
     
  • "Neng, kamu itu ibarat rembulan deh" | indah ya bang? | "iya, tapi kalau di liat dari jaaauuuuh!!" | -__- #salahgaul
     
  • "cita2 cila apa?" | cila mau jadi doktel, bial bica cembuhin temen cila yg cakit | "kalo cindy?" | mau jadi gadis bohay | "...." #anakkecilsalahgaul
     
  • Berbicara baiklah kepada sesama | "emang kenapa pak guru?" | karna ke sesama cuma Rp.0 | "...." #korbaniklan #salahgaul
     
  • "Afikaaaaa...." | Zzzzzzt! Jangan berisik! Anak gue lagi tidur! | "....." #salahiklan
     
  • Bulan memang berganti, tapi Indo Maret tidak akan menjadi Indo April. Percayalah..... #salahgaul
     
  • *tlpn* halo...? | iya dengan KFC delivery, mau pesan apa mas?? | pesan saya cuma satu mbak | apa? | Move On, cowok bukan cuma dia doank kok
     
  • Knp sob? Kok basah kuyup? | tadi keujanan ditengah Jalan gw Jon | udh tau ujan malah ditengah jalan,ya minggir laa!! udah SMA ga pinter2 lu
     
  • Jon, kok lu ga pernah pke foto asli di bbm sih ? tkut ketauan jeleknya lu ya?| ga kok sob, foto gue msh di cuci, blom jadi 
Udah deh , segini dulu yaa , nanti kalau ada waktu lagi aku bakal tambahin , thanks :)


Love it ! xoxo ♥


















There's a lot of pictures that I veryvery like, xoxo love 

Tuesday, February 14, 2012

Happy Valentine's Day ! ♥

Happy Valentine's Day , blogger !
Semoga di hari kasih sayang ini, kita semua semakin disayang oleh orang-orang yang kita sayang dan selalu mendapat keberuntungan . :)
Ohya , Valentine's Day identik dengan cokelat maupun hadiah-hadiah yang berbau valentine . Nah , sekarang aku mau cerita tentang Hari Valentine ini, 14 Februari 2012 !

Tadi waktu disekolah, aku mendapatkan cokelat dari teman-temanku . Ahh , senang sekali rasanya, setelah memberi cokelat lalu di berikan lagi.
Walaupun cokelatnya yaa gmn yaa.. Hahahha , yang penting happy !

Chocolate for my beloved friends ♥
 Chocolates and one cupcake from my beloved friends ♥
Rabbit's doll from Carina ♥
Ohya , di hari valentine ini juga ada sesuatu yang sedikit spesial, gak spesial sih, hahahaha :D
Tapi, Valentine ini kurang lengkap rasanya karena gak ada.... :(
Hm, gak apa-apa deh .. yang penting "Happy"

Walaupun engga terlalu banyak dapet coklat maupun hadiah, tapi Valentine terasa begitu indah karena aku bisa ngrayain Valentine pertamaku di SMP bersama temen-temen ku yang rada-rada gila, aneh, tapi LUCU! ♥ (:

Tuesday, February 7, 2012

All About Guitar (:

Hello, Blogger !
Aku sangat suka bermain gitar, walaupun belum terlalu mahir. Aku belajar main gitar secara otodidak, dalam artian belajar sendiri, karena aku males buat les gitar, hahaha :D Lagipula, jika dihitung-hitung biaya les gitar itu mahal. Tapi, aku berharap aku bisa les Gitar ! (:
Well , sekarang aku ingin menceritakan tentang Gitar. Enjoy it, Blogger !
                                                                             


Guitar is..

Sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik.

Gitar akustik, dengan bagian badannya yang berlubang (hollow body), telah digunakan selama ribuan tahun. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern: gitar akustik senar-nilon, gitar akustik senar-baja, dan gitar archtop. Gitar klasik umumnya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik fingerpicking komprehensif.
Gitar elektrik, diperkenalkan pada tahun 1930an, bergantung pada penguat yang secara elektronik mampu memanipulasi bunyi gitar. Pada permulaan penggunaannya, gitar elektrik menggunakan badan berlubang (hollow body), namun kemudian penggunaan badan padat (solid body) dirasa lebih sesuai. Gitar elektrik terkenal luas sebagai instrumen utama pada berbagai genre musik seperti blues, country, reggae, jazz, metal, rock, dan berbagai bentuk musik pop.


History of Guitar

Kata ‘gitar’ atau guitar dalam Bahasa Inggris pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. 
Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. 

Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. 

Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.

Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, dimana banyak replika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulit kerang dengan Gut / benang benang sutera, di banyak daerah benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno. Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas vas Yunani Kuno yang bercorak. Greek Strings mungkin adalah alat pertama yang dikatagorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen instrumen yang kita bisa saksikan dilukisan lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.

My photo :D

This is my photo when I was baby :)


This is my photo with my Brother !


When I was 3 or 4 years ! :D


Metta :D


I love this photo <3

Hello Blogger !!!

Hello Blogger !!
Senang rasanya bisa bergabung dalam dunia Blog , haha :D
Setelah sekian lama belajar sendiri cara-cara membuat Blog, melihat-lihat model-model blog orang yang bagus , akhirnya jadi juga blog saya , haha .
Disini mungkin saya bisa sedikit curhat yaa :)
Okay, selamat menikmati Blog saya !